Telkom University: Mengintegrasikan Pendidikan, Teknologi, dan Kesejahteraan Mahasiswa

 










Nama : Efran Gustine Yulianto
Nim : 103072400046
Prodi/ Fakultas : Informatika / FIF
Instigator : 26 - Rudolf Diesel




Telkom University Surabaya, di bawah kepemimpinan visioner Direktur  Prof.   Dr.   Tri Arief Sardjono, S.T., M.T, telah menetapkan standar baru dalam memadukan tradisi pendidikan yang kokoh dengan inovasi teknologis terdepan. Dengan menerapkan pedoman akademik yang terstruktur secara cermat, institusi ini tidak hanya mempersiapkan mahasiswa untuk mengatasi tantangan zaman tetapi juga untuk menjadi pelopor dalam era digital yang terus berkembang. Artikel ini akan mengulas secara mendalam tentang bagaimana Telkom University mengintegrasikan aspek pendidikan dan inovasi dalam program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang berlangsung selama tiga hari, serta berbagai inisiatif strategis yang dirancang untuk membentuk masa depan pendidikan tinggi di Indonesia.

Visi Akademik yang Membangun Masa Depan

Telkom University memiliki empat fakultas utama—Teknik Elektro, Ekonomi dan Bisnis, Informatika, dan Rekayasa Industri—yang menjadi pilar pendidikan berkualitas tinggi melalui 11 program studi yang ditawarkan. Kurikulum yang disusun memadukan kekuatan teknis dengan analisis kritis dan pemecahan masalah, merespons kebutuhan sosial dan industri yang terus berubah. Dengan mengutamakan pembelajaran berbasis proyek dan pendekatan interdisipliner, universitas ini mengasah lulusannya tidak hanya dalam pengetahuan teknis tetapi juga dalam pemahaman holistik atas tantangan yang dihadapi masyarakat modern.

Mentorship yang Memperkuat Karakter dan Keahlian

Dosen wali di Telkom University memegang peranan krusial dalam mendukung perkembangan akademik dan pribadi mahasiswa. Fungsi mereka tidak terbatas sebagai mentor akademik tetapi juga sebagai pendamping dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, membantu mahasiswa merancang strategi belajar yang efektif dan memaksimalkan potensi mereka sejak dini. Inisiatif mentorship ini meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam perjalanan pendidikan mereka, memastikan mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan tetapi juga mendapatkan dukungan penuh dalam penerapan ilmu tersebut.

Fleksibilitas Akademik dalam Era Digital

Dengan sistem kredit semester yang adaptif, Telkom University memberi kebebasan bagi mahasiswa untuk menyesuaikan jalur belajar mereka, mendukung mereka yang ingin mempercepat studi atau memperdalam pemahaman atas materi dengan kecepatan yang berbeda. Keberagaman ini menunjukkan pemahaman universitas atas variasi cara belajar mahasiswa, memberikan peluang bagi mereka untuk beradaptasi dengan kebutuhan pribadi dan profesional masing-masing.

Menjawab Tantangan Era Digital 5.0

Telkom University secara proaktif menyikapi peluang dan tantangan dalam ekonomi digital yang berkembang. Dengan membangun infrastruktur yang kuat dan mengembangkan inisiatif pendidikan yang inovatif, universitas ini memastikan kesiapan mahasiswa dan alumni untuk memimpin transformasi industri. Program studi disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan masa depan, mengajarkan bukan hanya teknologi terbaru tetapi juga keterampilan adaptasi dengan perubahan cepat di tempat kerja.

Mendorong Inovasi dan Kewirausahaan

Telkom University berkomitmen pada penelitian dan pengembangan melalui Proyek Mahasiswa (PkM), yang meliputi media pembelajaran, riset terapan, dan inisiatif kewirausahaan. Dukungan universitas dalam pengembangan ide, pendanaan proyek, dan bimbingan oleh dosen serta praktisi industri, memungkinkan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan mereka dalam proyek nyata yang berdampak sosial dan ekonomi.

Menghadirkan Dukungan untuk Inovasi

Telkom University menyediakan sumber daya komprehensif untuk pengembangan proyek mahasiswa, termasuk akses ke pendanaan, bimbingan, dan pelatihan soft skills. Dukungan ini, bersama dengan kemitraan dengan organisasi nasional dan internasional, membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengwujudkan ide-ide inovatif mereka menjadi kenyataan.

Refleksi dan Peninjauan untuk Masa Depan yang Berkelanjutan

Melalui program PKKMB, Telkom University memberikan wawasan mendalam tentang struktur akademik dan budaya yang membimbing mahasiswa baru dalam perjalanan akademik mereka. Refleksi terhadap materi dari PKKMB menunjukkan kedalaman dan kompleksitas pendekatan Telkom University dalam mengembangkan kapasitas intelektual dan sosial mahasiswa, mempersiapkan mereka menghadapi tantangan global.

Peninjauan Struktur Akademik dan Kebudayaan Universitas

Dengan meningkatkan pendekatan interdisipliner dan melibatkan mahasiswa dalam pengembangan kurikulum, Telkom University memastikan bahwa materi yang diajarkan tetap relevan dan mencerminkan perkembangan terbaru di bidang teknologi dan industri. Inisiatif ini menghasilkan lulusan yang tidak hanya berpengetahuan tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang siap digunakan di dunia nyata.

Menghadapi Dinamika Era Digital dengan Kesiapan

Universitas ini terus memperbarui konten pembelajaran dengan teknologi terbaru dan tren bisnis global, mempersiapkan mahasiswa dengan pendidikan digital yang komprehensif, memastikan bahwa mereka mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dalam hampir semua industri.

Mengatasi Kesenjangan Keterampilan

Program pengembangan keterampilan praktis di Telkom University mencakup keterampilan digital yang relevan, seperti pemrograman, analisis data, dan manajemen proyek, menjadikan lulusan siap bersaing di pasar kerja yang kompetitif.

Memprioritaskan Kesehatan Mental

Inisiatif kesehatan mental yang dilaksanakan oleh universitas ini memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya berkembang secara akademik tetapi juga mendapatkan dukungan yang dibutuhkan dalam menghadapi tekanan kehidupan modern.

Telkom University dengan pendekatan holistik ini telah menetapkan diri sebagai pemimpin dalam transformasi pendidikan tinggi di Indonesia, siap memastikan bahwa lulusannya tidak hanya menghadapi tantangan masa depan tetapi juga membentuk masa depan yang lebih baik bagi Indonesia dan dunia.

Telkom University tidak hanya fokus pada pengembangan akademik dan teknis, tetapi juga memprioritaskan kesehatan mental dan kesejahteraan mahasiswanya. Kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental telah meningkat secara signifikan di lingkungan pendidikan tinggi, terutama di tengah tantangan era digital yang serba cepat. Mahasiswa sering menghadapi tekanan luar biasa yang berasal dari tuntutan akademik, ekspektasi keluarga, dan persaingan di pasar kerja. Mengakui hal ini, Telkom University mengimplementasikan berbagai program dan inisiatif yang mendukung kesehatan mental mahasiswa, memastikan mereka memiliki pengalaman belajar yang seimbang dan holistik.

Menggali Lebih Dalam: Inisiatif Kesehatan Mental Telkom University

Telkom University telah mengambil langkah-langkah penting untuk menanggapi isu kesehatan mental dengan serius, termasuk kolaborasi dengan profesional kesehatan mental eksternal. Universitas ini menyelenggarakan serangkaian pelatihan, workshop, dan seminar yang dipimpin oleh ahli kesehatan mental, yang tidak hanya memberikan wawasan tetapi juga teknik praktis untuk mengelola stres dan ansietas. Keterlibatan ini memperluas akses mahasiswa ke sumber daya profesional dan menawarkan pendekatan yang lebih beragam untuk mengatasi isu-isu kesehatan mental, memberikan mereka alat yang dibutuhkan untuk berhasil baik dalam studi maupun kehidupan pribadi.

Meningkatkan Kesadaran dan Pendidikan di Bidang Kesehatan Mental

Selain menyediakan sumber daya eksternal, Telkom University juga memperkuat pendidikan dan kesadaran kesehatan mental melalui kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler. Universitas ini memasukkan sesi tentang kesehatan mental dalam orientasi mahasiswa baru dan program bimbingan, memastikan bahwa mahasiswa mendapatkan informasi dan dukungan dari hari pertama mereka di kampus. Dengan memperkenalkan topik-topik seperti manajemen stres dan keseimbangan kehidupan kerja sejak dini, universitas berusaha membangun dasar yang kuat untuk kesejahteraan jangka panjang mahasiswa.

Profil Narasumber dalam Kesehatan Mental: Brigadir Jenderal TNI Teguh Pudji Rahardjo

Dalam menghadapi tantangan ini, Telkom University juga mengundang narasumber seperti Brigadir Jenderal TNI Teguh Pudji Rahardjo, yang berbagi pengalaman dan wawasan tentang pentingnya kesehatan mental dalam kepemimpinan dan pendidikan. Diskusi ini memberikan perspektif tentang bagaimana disiplin dan kesehatan mental dapat terintegrasi untuk mendukung kesiapan menghadapi dunia kerja dan tantangan kehidupan.

Menanggapi Dinamika Global: Kesiapan Untuk Era Digital

Di era digital yang terus berkembang, dengan tantangan yang muncul dari globalisasi dan kemajuan teknologi, Telkom University terus menyesuaikan kurikulum dan metode pengajarannya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa lulusannya tidak hanya memiliki pengetahuan terkini tetapi juga keterampilan dan kemampuan adaptasi yang diperlukan untuk berhasil dalam berbagai lingkungan kerja. Universitas ini memberikan penekanan khusus pada pengembangan keterampilan digital dan analitis, yang penting untuk pekerjaan di masa depan yang akan semakin bergantung pada teknologi.

Mengintegrasikan Teknologi dan Inovasi dalam Pendidikan

Telkom University juga mempromosikan integrasi teknologi dalam semua aspek pendidikan, tidak hanya dalam program studi yang terkait dengan TI. Inisiatif ini memungkinkan mahasiswa dari semua disiplin ilmu untuk memahami dan memanfaatkan teknologi digital, yang kini menjadi tulang punggung hampir semua sektor industri. Pendekatan multidisipliner ini menyiapkan lulusan untuk menjadi pemimpin yang mampu menghadapi tantangan kompleks dalam masyarakat yang berubah cepat.

Mempersiapkan Lulusan untuk Pekerjaan Masa Depan

Melalui pendekatan holistik dalam pendidikan dan penekanan pada kesehatan mental, Telkom University berkomitmen untuk mempersiapkan mahasiswa tidak hanya sebagai pekerja yang kompeten tetapi sebagai individu yang sehat dan berdaya saing tinggi. Dengan demikian, universitas ini tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap untuk pasar kerja saat ini tetapi juga yang mampu beradaptasi dan berkembang dalam menghadapi perubahan di masa depan.

Menatap Masa Depan: Komitmen Telkom University

Melalui berbagai program dan inisiatif yang telah dibahas, Telkom University membuktikan komitmennya untuk memimpin transformasi dalam pendidikan tinggi di Indonesia. Universitas ini berupaya untuk terus memperbarui dan menyesuaikan diri dengan perkembangan global, memastikan bahwa lulusannya tidak hanya siap menghadapi tantangan masa depan tetapi juga berkontribusi secara signifikan dalam membentuk masa depan yang lebih baik bagi Indonesia dan dunia. Dengan fokus pada pendidikan yang berkualitas, kesehatan mental, dan kesiapan industri, Telkom University menetapkan standar baru dalam mempersiapkan generasi penerus yang cerdas, tangguh, dan beradaptasi.

 Hari Ketiga: Menggali Potensi dan Mempersiapkan Masa Depan

Hari ketiga PKKMB di Telkom University Surabaya semakin mengesankan dan memberikan kami, para mahasiswa baru, wawasan yang lebih dalam. Kami diperkenalkan dengan berbagai organisasi mahasiswa di kampus dan mendapatkan pengetahuan tentang perkembangan teknologi terkini yang diinisiasi oleh Telkom University. Hari ini juga diwarnai dengan pemaparan mengenai kode etik, syarat kelulusan, dan langkah-langkah preventif kampus dalam melindungi warganya dari kekerasan seksual. Materi yang disampaikan hari ini membuka mata kami akan pentingnya kolaborasi, inovasi, dan kepedulian sosial, serta bagaimana kami dapat mempersiapkan diri untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional dan global.

Pengenalan DPM, BEM, dan HIMA di Telkom University Surabaya

Kegiatan dimulai dengan pengenalan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Telkom University Surabaya. DPM, sebagai lembaga legislatif mahasiswa, berperan dalam mengawasi kinerja BEM dan menampung aspirasi mahasiswa. Di sisi lain, BEM adalah lembaga eksekutif yang mengimplementasikan program-program yang berfokus pada pengembangan mahasiswa di kampus. Kedua organisasi ini memegang peran penting dalam menjaga dinamika kehidupan mahasiswa yang aktif dan responsif.

Selanjutnya, kami juga diperkenalkan dengan Himpunan Mahasiswa (HIMA) dari setiap program studi. Telkom University Surabaya memiliki 11 program studi, dan masing-masing memiliki HIMA yang mendukung kegiatan akademik dan non-akademik mahasiswa. Bergabung dengan HIMA memungkinkan kami untuk memperluas jaringan, mengembangkan bakat, dan terlibat dalam kegiatan yang sesuai dengan minat kami.

Teknologi Masa Depan: "Forward-Thinking and Tech-Savvy Individuals are Ready for the Future"

Sesi berikutnya membahas teknologi dengan tema "Forward-Thinking and Tech-Savvy Individuals are Ready for the Future," yang sangat menggambarkan semangat Telkom University dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan global di era digital.

Salah satu inovasi yang dipresentasikan adalah proyek-proyek smart farming seperti Smart Tani dan LeFeeder. Smart Tani memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi produksi di sektor pertanian, sedangkan LeFeeder adalah sistem pemberian pakan otomatis yang dikembangkan untuk sektor perikanan. Kami juga diperkenalkan dengan teknologi smart farming untuk peternakan ayam, yang mengoptimalkan pertumbuhan dan kesehatan ternak melalui otomatisasi dan pemantauan jarak jauh.

Selain itu, konsep smart village dan smart city diperkenalkan, di mana teknologi digunakan untuk mengelola desa dan kota secara lebih efisien, berkelanjutan, dan terintegrasi. Proyek ini diharapkan dapat mempercepat perkembangan wilayah pedesaan dan perkotaan di Indonesia.

Proyek kolaborasi Telkom University dengan Adidas dalam konteks smart city juga sangat menarik. Kolaborasi ini berfokus pada pemberdayaan desa dan pengembangan solusi teknologi yang mendukung keberlanjutan dan inklusivitas masyarakat desa.

Sesi ini juga menyoroti pentingnya teknologi berkelanjutan dan konsep circular technology, yang menekankan pengurangan limbah dan penciptaan produk yang lebih ramah lingkungan. Kami sangat terdorong untuk berpikir inovatif dalam menciptakan teknologi yang canggih sekaligus bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Pemaparan PPKS: Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual

Bagian penting hari ini adalah pemaparan tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Telkom University. Kampus ini berkomitmen kuat untuk melindungi seluruh warganya dari segala bentuk kekerasan seksual. PPKS di Telkom University didasarkan pada prinsip kepentingan terbaik korban, keadilan, dan kesetaraan gender.

Program ini menyasar seluruh elemen kampus, dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat yang berinteraksi dengan mahasiswa. Telkom University berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif, di mana semua individu dihargai dan dilindungi.

Materi ini mengingatkan kami akan pentingnya pendidikan tentang kesetaraan gender dan perlindungan hak-hak individu di kampus. Kami juga belajar tentang prosedur pelaporan dan penanganan kasus kekerasan seksual.

TAK (Transkrip Aktivitas Kemahasiswaan) dan Indeks Keaktifan Kumulatif (IKK)

Kami juga diperkenalkan dengan konsep Transkrip Aktivitas Kemahasiswaan (TAK), yang mencatat aktivitas non-akademik mahasiswa selama di kampus. TAK menjadi indikator penting keaktifan mahasiswa dalam kegiatan di luar akademik, seperti organisasi, kegiatan sosial, atau kompetisi. TAK juga merupakan salah satu syarat penting untuk kelulusan, di mana mahasiswa harus mengumpulkan poin dari aktivitas tersebut.

Indeks Keaktifan Kumulatif (IKK) adalah indikator lain yang menunjukkan seberapa aktif mahasiswa dalam berbagai kegiatan kampus, mendorong kami untuk tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga memperkaya pengalaman melalui aktivitas lainnya.

Kesimpulan dan Kesan PKKMB 2024

PKKMB 2024 di Telkom University Surabaya bukan sekadar orientasi biasa, melainkan pengalaman yang memukau dan penuh energi. Selama tiga hari ini, saya merasakan atmosfer kampus yang hidup, inovatif, dan penuh semangat kolaborasi. Dari sambutan pimpinan universitas hingga pengenalan organisasi mahasiswa, kami diperkenalkan pada dunia baru yang penuh dengan peluang untuk berkembang, berinovasi, dan berkontribusi.

Saya terkesan dengan bagaimana kampus ini tidak hanya mempersiapkan kami secara akademis, tetapi juga memberikan banyak kesempatan untuk berkembang secara pribadi dan profesional. Setiap sesi, terutama yang membahas teknologi masa depan seperti smart farming dan smart city, benar-benar membuat saya berpikir bahwa inilah masa depan yang kami ciptakan bersama.

Saya merasakan betapa seriusnya kampus ini dalam memberikan pengalaman yang komprehensif. Program-program inovatif yang kami pelajari, termasuk riset dan teknologi, serta program pemberdayaan desa dengan konsep smart city, bukan sekadar teori, melainkan nyata. Ini sangat menginspirasi, melihat bagaimana Telkom University tidak hanya mengajarkan teknologi masa depan tetapi juga cara menggunakannya untuk kebaikan masyarakat.

Selain itu, perhatian besar terhadap isu-isu seperti pencegahan kekerasan seksual dan pentingnya kesehatan mental membuat saya merasa bahwa kampus ini benar-benar peduli terhadap kesejahteraan setiap warganya. Saya merasa aman dan didukung, bukan hanya dalam akademik tetapi juga dalam perkembangan pribadi saya. Langkah-langkah pencegahan, layanan konseling, dan program kesehatan mental menunjukkan komitmen Telkom University dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan inklusif.

Rasa solidaritas antar mahasiswa di sini sangat terasa. Ketika diperkenalkan dengan DPM, BEM, dan HIMA dari berbagai program studi, saya melihat semangat kebersamaan yang tinggi. Para senior menyambut kami dengan tangan terbuka, siap membantu dan membimbing kami beradaptasi dengan lingkungan kampus. Rasa bangga menjadi bagian dari Telkom University mulai tumbuh dalam diri saya, dan saya yakin, perasaan ini akan semakin kuat seiring berjalannya waktu.

Saya juga merasa sangat antusias dengan Transkrip Aktivitas Kemahasiswaan (TAK) dan konsep Indeks Keaktifan Kumulatif (IKK). Ini mendorong saya untuk tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga mengeksplorasi berbagai kegiatan di kampus, dari organisasi hingga kompetisi. Saya yakin, melalui kegiatan ini saya akan tumbuh menjadi individu yang seimbang antara prestasi akademik dan keterlibatan sosial.

Secara keseluruhan, PKKMB 2024 adalah pengalaman yang tak terlupakan. Saya merasakan betapa kampus ini memberikan bekal yang kuat untuk menghadapi tantangan masa depan. Euforia dan semangat kebersamaan terus melekat selama acara. Kini, saya merasa lebih siap dan optimis untuk menjalani kehidupan perkuliahan di Telkom University. Saya tak sabar untuk terlibat lebih banyak dan mengambil setiap peluang yang ada. Empat tahun ke depan akan menjadi petualangan luar biasa, dan saya yakin, dengan teman-teman baru dan bimbingan dari dosen serta organisasi kampus, kami akan mampu mewujudkan mimpi besar di masa depan.

 


Comments